5 (lima) jenis makanan mengandung trans-fat yang wajib dihindari

fat

Tentu, makanan yang mengandung lemak trans rasanya sangat enak dan tetap segar lebih lama, tetapi mereka juga buruk bagi kesehatan Anda dalam banyak hal, termasuk meningkatkan kolesterol jahat, menurunkan kolesterol baik dan meningkatkan peradangan. Juga dikenal sebagai “asam lemak trans” dan “minyak terhidrogenasi sebagian,” lemak trans dibuat dengan menambahkan hidrogen ke minyak nabati dan dapat ditemukan di sejumlah besar  makanan.

Kabar baiknya? Anda tidak harus hanya menelannya. Baca terus untuk mengetahui makanan berlemak tertinggi yang wajib dihindari. Dengan mencoret lima hal terburuk ini dari daftar Anda, Anda dapat menikmati kesehatan jantung yang lebih baik.

http://www.naturalnews.com/045702_trans_fat_foods_avoid.html

Advertisements

Analytical as a Strength

Peer Into Your Career

By: Ashley [Achiever|Learner|Intellection|Realtor|Empathy]

As described by StrengthsQuest someone with the strength analytical is defined as a person who searches for reasons and causes. They have the ability to think about all the factors that might affect a situation. They tend to dissect ideas and examine them carefully. Personally, analytical is not one of my top 5 strengths, though I do believe that it does relate to some of my other strengths. If I were to describe this strength I would say it is people who are realistic, calculating, and seek the truth through valid data and not their emotions.

Analytical

In the words of StrengthsQuest, analytical people see themselves as objective and dispassionate and that they like data because they are value free. Personally I see this as more like analytical people like data because it is solid and irrefutable, it is fact not fiction. This can be a negative of…

View original post 269 more words

Mengenal penyebab kolesterol tinggi

penyebab-kolesterol-tinggi

Sampai usia 45 tahun, umumnya pria memiliki total kolesterol lebih tinggi daripada perempuan.

Kolesterol di dalam darah adalah serum kolesterol, kolesterol yang ada dalam makanan yang kita makan disebut dietary cholesterol. Keduanya berhubungan tapi  tidak sama.

Makan makanan yang tinggi atau mengandung dietary cholesterol bisa menaikkan serum kolesterol, tapi kalau pun tidak makan makanan yang mengandung dietary cholesterol, anda tetap akan punya serum kolesterol.

Saat serum kolesterol naik di atas batas normal dan tetap tinggi, maka sejumlah kolesterol tertinggal di belakang pembuluh arteri. Dalam waktu yang lama, materi yang berminyak ini–dikenal dengan nama plak—terbentuk pada dinding arteri dan mengurangi atau menghalangi aliran darah.

Kondisi ini dinamakan aterosklerosis, yaitu menyempit dan mengerasnya pembuluh arteri yang disebabkan plak yang berlemak. Organ tubuh yang pembuluh arterinya terkena akan menjadi rusak karena organ tersebut tidak menerima oksigen atau nutrisi yang diperlukan. Jika salah satu arteri koroner (arteri yang menyuplai makanan ke jantung) menjadi benar-benar diblok, terjadilah serangan jantung. Bila aliran darah ke otak yang tersumbat, terjadi stroke.

Beberapa faktor risiko tinggi kolesterol:

  • Umur. Level LDL, biasanya naik disebabkan oleh umur.
  • Gender. Sampai usia 45 tahun umumnya pria memiliki total kolesterol lebih tinggi daripada perempuan. Perempuan biasanya HDL-nya akan lebih tinggi. Setelah menopause total kolesterol akan naik dan level protektif HDL akan  drop.
  • Sejarah keluarga. Jika anggota keluarga terdekat memiliki masalah kolesterol dan jantung, risiko akan lebih besar.
  • Diabetes. Kondisi ini akan meningkatkan trigeliserida dan menurunkan HDL. Diabetes mempercepat terjadinya aterosklerosis, dan sekaligus berisiko menimbulkan serangan jantung.
  • Tekanan darah tinggi. Tekanan yang tinggi pada dinding pembuluh darah  bisa merusak dan mempercepat terjadinya aterosklerosis.
  • Gaya hidup yang malas. Olahraga berskala ringan sampai sedang adalah cara alami untuk meninggikan HDL.
  • Obesitas. Kelebihan berat badan berhubungan erat dengan VLDL dan trigeliserida, serta rendahnya LDL.
  • Merokok. Rusaknya dinding pembuluh darah membuat sangat mudah untuk mengakumulasi simpanan lemak, dan mengurangi HDL sebanyak 15%.
  • Stres dan ketegangan dalam waktu lama. Ini terkait dengan keluarnya hormon yang menyebabkan pergeseran kolesterol, HDL dan LDL. Jadi, cobalah mengelola stres dan tegangan yang tinggi.
  • Obat-obatan tertentu bisa meninggikan level kolesterol. Contoh: steroid, kontrasepsi oral dosis tinggi, furosemide (Lasix), obat-obat diuretik (pelancar mengeluarkan urin), juga obat-obatan untuk mengatasi masalah Parkinson.
  • Obat-obat  golongan Beta-blockers yang biasa dipakai untuk mengontrol  tekanan darah tinggi bisa juga menyebabkan terjadinya pergeseran rasio  LDL-HDL di dalam darah.
  • Minum kopi, khususnya unfiltered coffee, bisa mempunyai efek pada level kolesterol. Minum enam cangkir unfiltered coffee yang tidak disaring setiap hari akan berdampak pada meningkatnya total kolesterol.

    Sumber: http://shnews.co/healthy/detile-1840-kenali-penyebab-kolesterol-tinggi-.html